Urutan ke 22 Penyertaan Modal Di Bank NTT,Ini yang Akan Dilakukan Pemda Alor

  • Whatsapp

Kupang, Arah NTT – Sekertaris Daerah (Sekda) kabupaten Alor, Drs. Sony Alelang mengatakan, kedepan pemerintah kabupaten itu tetap mengupayakan agar tetap ada penambahan dan peningkatan soal Penyertaan modal.

“Kedepan tentu kita tetap mengupayakan supaya ada penambahan dan peningkatan penyertaan-penyertaan modal ke pemerintah kita, ” kata Sony kepada Arahntt. Com, di Kupang, Kamis (06/08/2020)

Dalam rapat pemegang saham yang digelar baru-baru ini kata jelas dia, untuk setiap daerah minimal harus menyertakan dana APBD itu minimal satu persen.

“Kita seperti tahun 2020 ini, APBD kita 1,1 lebih persen. Kalau kita menggunakan acuan dari hasil rapat kemarin. Berarti paling tidak kita harus menyertakan sekitar 11 miliar, ” ujarnya

Disaat pandemi covid-19 ini, ia mengaku agak sulit karena banyak dana-dana dialihkan untuk penanganan covid-19

“Tetapi, mau tidak mau juga kita harus mengikuti apa yang telah disepakati melalui rapat kemarin itu, ” tandasnya

Oleh karena itu jelas dia, pihaknya akan mereviews kembali kepada peraturan daerah tentang penyertaan modal daerah

“Karena perda kita itu sudah selesai juga. Waktunya sudah habis. Karena perda kita itukan tahun 2014/2019, ” tandasnya

Ia mengungkapkan pihaknya akan berupaya tidak mencapai batas minimal yang sudah disepakati.

“Ya, paling kurang ada peningkatan lah begitu,” tuturnya

Selain yang diisyaratkan dalam kesepakatan itu lanjut dia, pihaknya sudah menyiapkan satu langkah baru bagaimana meningkatkan penyertaan modal di Bank NTT

“Selama ini, Bank NTT juga menggunakan asset tanah kita untuk digunakan. Itu dengan mekanisme atau skema sewa, ” katanya

Sekarang pihaknya sedang melakukan penjajakan.

“Untuk ia tidak melakukan sewa tetapi ia menggunakan tanah kita asset pemerintah daerah kita. Kita akan perhitungkan sebagai penyertaan modal saja. Dari pada dia membayar sewa, langsung saja nanti diperuntukan sebagai penyertaan modal. Dan itu nilainya akan lebih besar, ” tandasnya

Karena itu ujar dia, pihaknya menyiapkan tim yang akan datang untuk menafsir nilai asset yang sementara digunakan oleh Bank NTT di Alor itu berapa.

“Asset tanah, segala perhitungkan kita langsung hantar ke penyertaan modal. Jadi, dia tidak menyewa lagi, ” ungkapnya

Pihaknya akan terus bangun komunikasi terus dengan Bank NTT

“Kalau dengan pimpinan cabang kita sudah dibicarakan semua, “cetusnya

Ia kembali menegaskan bahwa ada dua hal yang akan dilakukan yakni :

Pertama, pihaknya akan melihat kembali peraturan daerah tentang penyertaan modal

” Disitu akan dibuat berapa besar penyertaan modal daerah itu untuk setiap tahun dalam lima tahun kedepan, “katanya

Kedua, asset yang sementara digunakan akan diperhitungkan juga untuk menjadi penyertaan modal.

” Jadi, kita tidak mengambil sewa, “katanya

Ia menambahkan, selama ini penyertaan modal kecil karena APBD lebih banyak diarahkan untuk kegiatan-kegiatan yang berkenan dengan kebutuhan masyarakat

“Tetapi memang sudah waktunya untuk kita meningkatkan modal kita di Bank NTT, ” jelasnya

Ia berharap Bank NTT terus bertumbuh dengan program-program unggulannya

“Kita menaruh harapan kepada Bank NTT. Banyak mereka membantu masyarakat secara langsung yang sering kita sebutkan CSR- CSR itu. Kita berharap Bank NTT bisa membantu Pemda Alor untuk bersama-sama membangun daerah ini kedepan, ” tutup Sony(AN)

Pos terkait