Turunkan Suku Bunga Kredit Konsumsi Jadi 10 Persen, Dirut Bank NTT : Penurunan Suku Bunga ini Hanya Berlaku Bagi Peminjam Baru

  • Whatsapp

Kupang, Arah NTT – Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank-NTT) menurunkan suku bunga kredit konsumsi dari 14 persen, menjadi 10 persen guna mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Direktur Utama Bank NTT, Alexander Riwu Kaho mengatakan penurunan suku bunga kredit ini mulai berlaku pada 17 Maret 2021 dan berlaku bagi konsumen yang hendak meminjam di Bank NTT.

“Berdasarkan hasil rapat Alco Bank NTT menetapkan penurunan suku bunga konsumsi dari 400 bps dari bunga 14 persen menjadi 10 persen,” kata Riwu Kaho kepada wartawan, Selasa (09/03/2021)

Sedangkan kata dia, bagi konsumen yang telah melakukan peminjaman dan telah mengembalikan pada posisi 50 persen bisa dikenakan penurunan suku bunga ini.

“Penurunan suku bunga ini hanya berlaku bagi peminjam baru, sedangkan peminjam lama bisa dikenakan, jika telah mengembalikan hingga 50 persen,”ujarnya

Riwu Kaho berharap dengan penurunan suku bunga ini dapat mendorong untuk melakukan pinjaman baik konsumsi maupun pelaku usaha.

“Sehingga daya beli masyarakat dan sektor ekonomi pulih dari kelesuan saat pendemi covid-19 ini, ” ujarnya

Ia menambahkan masyarakat NTT tetap aktif dalam geliat prekonomian, dan tetap menaruh kepercayaan setelah suku bunga kredit yang baru.

Selain penurunan suku bunga konsumsi, suku bunga lain yang mengalami penurunan yakni kredit mikro perorangan dari 19 persen menjadi 12 persen, mikro kelompok 22 persen jadi 12 persen, multi usaha 14 persen menjadi 12 persen dan kredit kecil dari 14 menjadi 12 persen.(Tim)

Pos terkait