PT Jamkrida Bantu Rp50 Juta untuk Korban Bencana di NTT

  • Whatsapp

Kupang, Arah NTT – Bantuan untuk korban bencana alam banjir bandang dan longsor, yang melanda beberapa daerah di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), terus berdatangan.

Kali ini, bantuan datang dari PT Jamkrida Provinsi Nusa Tenggara Timur itu memberikan bantuan berupa uang sebesar Rp50 juta maupun dalam bentuk sembako.

Bacaan Lainnya

Banjir bandang dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu itu menyebabkan ratusan korban jiwa dan ribuan warga terpaksa harus diungsikan

Warga Nusa Tenggara Timur yang terdampak bencana pun mendapatkan perhatian dan bantuan dari berbagai penjuru dunia, salah satunya berasal dari PT Jamkrida NTT.

Direktur Utama PT Jamkrida NTT, Ibrahim Imang, mengatakan, bantuan tersebut disalurkan melalui rekening peduli Bank NTT, Posko Tanggap Darurat NTT, dan sebagiannya diserahkan secara langsung kepada masyarakat

“Bantuan tunai sebesar Rp50 juta disalurkan melalui rekening peduli Bank NTT dan ke rekening posko, sementara lainnya kita serahkan sendiri dalam bentuk sembako melalui gereja dan masjid,” ujar Ibrahim Imang kepada wartawan, Jumat (07/05/2021)

Menurutnya, bantuan terakhir yang diserahkan kepada masyarakat adalah, pihaknya bekerja sama dengan Nadhlatul Ulama (NU) NTT untuk membagikan sejumlah paket sembako kepada masyarakat di Pulau Semau

“Bantuan terakhir kita bekerja sama dengan NU untuk bagikan 100 bantuan paket sembako di Pulau Semau. Tetapi masih banyak lagi bantuan yang kita serahkan sendiri,” terangnya

Sementara ditengah pandemi Covid-19, Ibrahim menjelaskan, PT Jamkrida NTT sedikit terdampak, namun tidak signifikan. Karena PT Jamkrida merupakan bisnis yang bergerak di bidang penjaminan

“Sehingga aturannya kita tidak diperbolehkan untuk melakukan bisnis lain selain bisnis penjaminan yaitu dengan proyek-proyek pemerintah,” jelasnya

Dia menjelaskan, pihaknya tidak mengalami dampak pandemi Covid-19 yang signifikan karena bisnis dari PT Jamkrida sebanyak 90 persen berada di Bank NTT

“Kita jujurlah, bisnis kita 90 persen di Bank NTT. Jadi kalau Bank NTT aman, kita juga aman. Kalau Bank NTT bermasalah, kita juga bermasalah. Memang Bank NTT terdampak, tetapi tidak signifikan seperti di tempat lain. Jadi masih relatif aman,” pungkasnya

Pos terkait