Masyarakat Kabupaten Kupang Kini Bisa Bayar Pajak Melalui M-Banking Bank NTT

  • Whatsapp

KUPANG – PT. Bank Pembangunan Daerah (Bank NTT) kembali hadir untuk memberikan sejumlah kemudahan transaksi keuangan bagi masyarakat NTT khususnya yang berada di Kabupaten Kupang.

Kali ini, kerjasama yang terjalin antara Bank NTT dan pemerintah Kabupaten Kupang melahirkan inovasi pembayaran PBB-P2 secara online melalui mobile banking Bank NTT.

Bacaan Lainnya

Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) adalah pajak atas bumi dan atau bangunan yang dimiliki, dikuasai, dan atau dimanfaatkan oleh orang pribadi atau badan. PBB-P2 merupakan Pajak Daerah yang berpotensi untuk menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Absalom Sine dalam sambutannya Jumat (4/9/2020) di Kantor Bupati Kupang, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Kupang.

Menurutnya, dengan dukungan penuh dari Pemkab Kupang, maka Bank NTT Cabang Oelamasi dalam melaksanakan misinya dapat berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan Bank NTT secara keseluruhan.

“Melalui launching ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi ini sehingga pendekatan pelayanan pembayaran PBB-P2 dapat terlaksana dengan baik, sekaligus memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam hal melaksanakan kewajiban-kewajiban yang harus ditaati oleh masyarakat,” ujar Absalom Sine.

Sementara itu, Deputi Kepala BI Provinsi NTT, Muhammad Syahrial mengatakan, inovasi pembayaran PBB-P2 secara online melalui aplikasi mobile banking Bank NTT adalah suatu kemajuan besar.

“Sebelumnya kita sudah lakukan SP2 online bersama Bank NTT, dan dengan adanya transaksi secara online akan menambah PAD melalui pembuatan sertifikat oleh BPN dalam hal pembayaran PBB-P2,” ucap Syahrial.

Dalam kesempatan yang sama Kepala OJK Provinsi NTT, Robert Sianipar mengucapkan terimakasih atas penandatanganan MoU tersebut, sehingga BPN, Pemkab Kupang dan Bank NTT dapat bekerja sama memberikan pelayanan secara online kepada masyarakat.

“Salah satu contoh produk yang hari ini dilaunching pembayaran PBB-P2 melalui M-Banking. Semoga ini bisa menginspirasi bentuk produk-produk lainnya yang berbasis digital yang memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat,” timpalnya.

Bupati Kupang, Korinus Masneno dalam sambutannya mengatakan bahwa tidak ada pilihan lain kecuali Pemda harus bekerja sama menciptakan inovasi baru, memanfaatkan potensi sumber daya yang dimiliki, dalam rangka mendorong dan menciptakan situasi kondusif bagi tumbuh kembangnya pembangunan masyarakat di Kabupaten Kupang.

Menurut politisi partai Nasem ini, peran pemerintah saat ini lebih kepada bagaimana memfasilitasi masyarakat Kabupaten Kupang mendapatkan akses pelayanan yang terbaik. Karena kekuatan fiskal daerah dalam rangka membiayai program pembangunan di Kabupaten Kupang sangat terbatas.

“Saya ingin menyampaikan kepada kita semua bahwa income Pemkab Kupang telah mendukung totalitas dari APBD Kabupaten Kupang hanya berkisar 5% sampai 6% dari total APBD yang berasal dari PAD Kabupaten Kupang,” ungkap Masneno.

Pada tahun Anggaran 2020 ini, jelas dia, total APBD Kabupaten Kupang kurang lebih sekitar Rp 1,3 Triliun, dan hanya Rp 68 miliar yang berasal dari PAD.

Artinya, kekuatan pemerintah untuk melakukan inovasi-inovasi program sangat terbatas. Sistem pembayaran PBB-P2 secara online melalui M-Banking adalah inovasi baru dalam rangka menggarap potensi kekuatan PAD di Kabupaten Kupang.

“Tujuan pembayaran pajak PBB-P2 adalah dalam rangka meningkatkan pelayanan publik, menciptakan situasi yang kondusif, dan memberikan dorongan kepada masyarakat untuk bisa mengakses berbagai sumber daya yang dimiliki termasuk sumber daya teknologi dan perbankan,” tandas Bupati Kupang, Korinus Masneno.

Pantauan media, penandatanganan MoU dan PKS Integrasi Data PBB-P2 Kabupaten Kupang, serta Launching Pembayaran PBB-P2 Kabupaten Kupang melalui Mobile Banking Bank NTT berlangsung di Aula Kantor Bupati Kupang, Jumat, 4 September 2020.

Hadir saat itu, Bupati Kupang, Korinus Masneno bersama Wakil Bupati Kupang,  Jery Manafe,SH,M.Th, Sekda Kabupaten Kupang Ir. Obet Laha, Deputi perwakilan BI, Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Kepala OJK Provinsi NTT, Kaban Pertanahan Kabupaten Kupang, Kepala Bapenda Kabupaten Ende, Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Ketua Ikatan PPAT bersama Anggota, para Asisten, Staf Ahli dan para pimpinan OPD terkait. (AB/AN)

Pos terkait