Dirum Bank NTT Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional.

  • Whatsapp

Kupang, Arah NTT – Direktur Umum (Dirum) Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT), Yohanis Umbu Praing mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Menurutnya, Bank Indonesia dan OJK sebagai regulator dan pengawas lembaga jasa keuangan menghendaki agar lembaga perbankan dapat menjadi lembaga yang dapat mendorong perbaikan perekonomian nasional.

Bacaan Lainnya

“Mendorong mobilitas perdagangan, meningkatkan minat usaha melalui pemberian modal oleh lembaga keuangan dengan suku bunga yang terjangkau, “kata Umbu Praing Kepada wartawan, Rabu 10 Maret 2021.

Ia mengatakan dalam pelaksanaannya sektor usaha mikro kecil dan menengah menjadi pusat perhatian pemerintah maupun lembaga regulator dan pengawas guna menopang perekonomian negara.

Di masa pandemi covid-19 ini kata dia, kebijakan-kebijakan dari legulator dan pengawas muncul dan sebagai bentuk respon cepat guna memulihkan stabilitas perekonomian negara dan mengembalikan semangat usaha para pelaku usaha bank Indonesia mengambil langkah menurunkan BI Repo Rate.

“Usaha bank Indonesia untuk menurunkan BI Repo Rate sebesar (BI-7DRRR) 25 bps menjadi 3,50 persen dinilai baik untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dan dunia usaha, “jelasnya.

Ia mengatakan Bank Pembangunan Daerah pun sebagai kas daerah dan motor penggerak ekonomi di daerahnya juga berupaya dan menguatkan perekonomian daerah dengan merangsang para pelaku usaha.

” Baik sektor industry bersekala besar, kecil maupun mikro dengan menurunkan suku bunga dasar kredit untuk segmen, “katanya.

Diketahui, Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank-NTT) menurunkan suku bunga kredit konsumsi dari 14 persen, menjadi 10 persen guna mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Penurunan suku bunga kredit ini mulai berlaku pada 17 Maret 2021 dan berlaku bagi konsumen yang hendak meminjam di Bank NTT.

Menurut Umbu Praing Penurunan suku bunga kredit ini sangat membantu bagi masyarakat NTT

“Mengapresiasi dan tentu akan turut membantu dalam menyukseskan disektor kredit. Karena bagaimanapun juga ini adalah kolektif, kolegial, “jelasnya

Kata dia, berhasilnya perusahaan ini adalah berhasil semua karyawan, seluruh pegawai, dan seluruh pimpinan yang ada.

“Dengan tujuan akhirnya yaitu adanya pemulihan ekonomi, ” ujarnya

Ia menambahkan sektor Konsumtif adalah yang paling Terbesar di Nusa Tenggara Timur selain dari pada gover ekspanse(Tim)

Pos terkait