Bantu Warga Terdampak Bencana, Dirum : Bank NTT Terus mendukung Upaya Pemulihan Ekonomi Masyarakat

  • Whatsapp

Kupang, Arah NTT – Bantuan untuk korban bencana alam banjir bandang dan longsor , yang melanda beberapa daerah di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), terus berdatangan.

Kali ini, bantuan disalurkan oleh PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur (NTT)

Banjir bandang dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu itu menyebabkan ratusan korban jiwa dan ribuan warga terpaksa harus diungsikan

Pada 4 sampai 5 April 2021 lalu, Bank NTT, terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Kegiatan kemanusiaan ini terus digalakan oleh Bank milik masyarakat Nusa Tenggara Timur itu, dengan menyasar seluruh lokasi yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur.

Pada tanggal 5 April 2021, ketika badai mulai reda, secara spontan Bank NTT membuka kanal Donasi lewat BANK NTT PEDULI dengan nomor rekening 1000742078, untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Safari kemanusiaan terus dilakukan. Pada tanggal 7 April 2021, Bank NTT menyerahkan 10 unit Mesin Sensor Kayu kepada Pemerintah Kota Kupang melalui Karang Taruna Kota Kupang untuk membersihkan pepohonan yang tumbang dihantam badai.

Peralatan tersebut diserahkan oleh Direktur Umum Bank NTT, Yohanis Landu Praing, didampingi Direktur Utama Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Pemasaran Kredit Paulus Stefen Messakh dan Direktur Kepatuhan Hilarius Minggu, kepada Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Boymau.

Direktur Umum Bank NTT, Yohanis Landu Praing mengatakan bahwa Bank NTT akan terus mendukung upaya pemulihan pembangunan dan ekonomi masyarakat pascabencana Seroja.

Sebagi bentuk tanggap darurat, Bank NTT menyerahkan bantuan 10 ton beras kepada pemerintah Kabupaten Kupang untuk disalurkan kepada korban bencana Seroja.

Dari Kabupaten Kupang, Bank NTT mulai menapaki tanah Humba (Pulau Sumba) untuk menenun harapan korban bencana Seroja.

Dibawah komando Dirum Bank NTT, Yohanis Landu Praing, Bank NTT menyasar korban bencana di Kabupaten Sumba Barat pada Senin (12/04/2021) lalu

Di Desa Baliloku dan Desa Waihura di Kecamatan Wonokaka, Kabupaten Sumba Barat, Yohanis Landu Praing didamping Penjabat Bupati Sumba Barat, Kosmas D Lana, Penjabat Sekda Sumba Barat, Daniel Pabala, Komisaris Independent Bank NTT Frans Gana, Kepala Divisi Operasional Mathius Mangi, PC Waikabubak, Yuan Taneo, dan Kepala BPBD Sumba Barat Yanis Lubalu, menyerahkan bantuan kepada 67 Kepala Keluarga korban bencana berupa selimut, kebutuhan bayi, balita dan ibu hamil dengan total nilai Rp50 juta.

Dari kecamatan Wonokaka, Umbu, demikian sapaan akrab Direktur Umum Bank NTT, Yohanis Landu Praing bersama Komisaris Independen Bank NTT, Frans Gana, menyerahkan bantuan senilai Rp25 juta untuk korban bencana Kebakaran Kampung situs Deke Kecamatan Lamboy, Sumba Barat.

Rombongan kemudian bergerak ke Kabupaten Sumba Timur untuk mengunjungi korban bencana Seroja di Kelurahan Malumbi Kecamatan Kanbera.

Dirum Bank NTT bersama rombongan diterima oleh Bupati Sumba Timur, Drs.Khristofel Praing, M.Si., dan Lurah Malumbi Dominggus J.T. Awang, pada Selasa (13/04/2021).

Pada kesempatan itu, rombongan Bank NTT menyerahkan Bantuan secara simbolis kepada masyarakat yang menjadi korban bencana, berupa Seng 1000 lembar, Paku Seng 200 kg, Beras 3000 kg, air mineral 2500 dos dan telur 300 pan. Bantuan tersebut senilai Rp150 juta.

Di sela-sela penyerahan bantuan, Yohanis Landu Praing, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bank NTT terhadap warga yang terdampak bencana.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban bapak – ibu yang terkena bencana,” ujarnya singkat.

Bagi Umbu Praing, mengembalikan senyum para korban bencana adalah ibadah yang hakiki. (Tim)

Pos terkait